Yayasan Pupa Bengkulu Ajak Media Memahami KBGO & KSBE dalam Teknik Penulisan Kasus Kekerasan

0

Bengkulu, dclick.id – Direktur Yayasan Pusat Pendidikan Untuk Perempuan dan Anak (PUPA) Bengkulu, Susi Handayani mengatakan, masih banyak kesalahan penulisan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh media.

Dalam Media Brifing tersebut Susi menyampaikan materi tentang Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) salah satunya mengatur mengenai kekerasan seksual berbasis elektronik (KSBE) dan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).

Menurut Susi, saat ini media akhir-akhir ini banyak media tidak lagi menjadi pencegah, malah sebaliknya mereka secara tidak sadar telah menjadi pendukung kasus kekerasan seksual.

“Bahkan beberapa media secara terang-terang menulis kata dan kalimat yang tidak pantas untuk dikonsumsi oleh publik yang makin menyudutkan korban kekerasan seksual,” ujar Susi pada Media Briefing di Cafe Umak Coffee, Sabtu (27/8).

Ia berharap dengan ini nantinya media bisa menyajikan berita dengan informasi yang tidak menggiring pembaca untuk melakukan kekerasan seksual. Media didorong menulis berita tanpa harus memberitahu pembaca bagaimana pelaku melakukan pemerkosaan ataupun menarasikan penyebab korban bisa diperkosa mulai dari pakaian yang korban kenakan maupun kondisi korban.

“Dengan adanya sosialisasi ini nantinya media dalam telnik penulisannya tak lagi vulgar beritakan kasus kekerasan perempuan dan anak,” tutupnya. (R)

Leave A Reply

Your email address will not be published.