Provinsi Bengkulu Dapat Rp 10 Miliar Dari Menkeu Sri Mulyani Terkait Inflasi

0

Bengkulu, dclick.id – Provinsi Bengkulu menjadi salah satu dari 10 besar provinsi terbaik di Indonesia dan mendapatkan Rp10 miliar dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani karena bisa menekan inflasi secara tajam dari bulan Mei 2022 ke bulan Agustus 2022.

Kesepuluh provinsi terbaik tersebut yakni Kalimantan Barat yang diberi penghargaan berupa dana insentif daerah (DID) sebesar Rp10,83 miliar, Bangka Belitung Rp10,81 miliar, Papua Barat Rp10,75 miliar, Sulawesi Tenggara Rp10,44 miliar, serta Kalimantan Timur dan Yogyakarta masing-masing Rp10,41 miliar.

Kemudian Provinsi Banten senilai Rp10,37 miliar, Jawa Timur dan Bengkulu masing-masing Rp10,33 miliar, serta Sumatera Selatan Rp10,32 miliar.

“Bapak Presiden selama ini memimpin dan meminta kepada daerah betul-betul mengendalikan harga-harga yang memang bisa dikendalikan, terutama dari komoditas-komoditas pangan yang bisa diantisipasi dan yang berhasil diberikan hadiah,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa September 2022.

Sesuai dengan janji yang telah di buat oleh Sri Mulyani, Menkeu telah merilis Provinsi, Kabupaten dan Kota yang menerima 10 miliar tersebut. Adapun, penilaian yang dilakukan Pemerintah pusat dengan melihat 10 peringkat provinsi, kabupaten, kota yang inflasinya rendah.

Dimana sejauh ini, di tengah tekanan harga pangan dan energi di berbagai negara, termasuk Indonesia, Menkeu Sri Mulyani mengklaim, inflasi Indonesia masih terkendali. Dimana secara rata-rata memiliki kenaikan inflasi dari Mei ke Agustus 0,26 persen yang lebih rendah dari kenaikan inflasi nasional sebesar 1,14 persen.

Sementara, 10 Provinsi yang berhasil turunkan inflasi yakni, inflasi Kalimantan Barat turun 0,68 persen dari 5,11 persen menjadi 4,43 persen.

Kemudian, Inflasi Provinsi Bengkulu sendiri turun 0,96 persen, Bangka Belitung turun 0,59 persen dari 6,97 persen menjadi 6,38 persen, dan Papua Barat turun 0,42 persen dari 3,56 persen menjadi 3,14 persen. Diikuti, inflasi Sulawesi Tenggara turun 0,61 persen pada Agustus 2022.

Begitu juga dengan Kalimantan Timur yang turun sebesar 0,68 persen, Yogyakarta turun 0,69 persen, Banten turun 0,81 persen, Jawa Timur turun 0,96 persen, dan Sumatera Selatan turun 1 persen. (R)

Leave A Reply

Your email address will not be published.