Pelindo Segera Cegah Abrasi Sepanjang 1 KM Menuju Wisata Lentera Merah Bengkulu

1

Bengkulu, dclick.id – Bahwa saat ini akses jalan menuju lokasi wisata lentera merah sepanjang 1 kilometer mengalami abrasi terputus. Bahkan akibat abrasi itu juga menyebabkan jebolnya tanggul kolam pelabuhan dan dikhawatirkan bila tidak dilakukan penaggulangan akan terjadi pendangkalan sehingga akan menghambat aktivitas di kawasan pelabuhan.

Ket foto : Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Pulau Baai Jondra.-(dclick.id).mlnd

Terkait hal tersebutlah Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai Bengkulu menggelar rapat awal tahun bersama stakeholder Pelabuhan Bengkulu dan insan Maritim serta pemerintah provinsi (Pemprov) bertempat di Ruang Rapat Kantor IPC/PT Pelindo II Cabang Bengkulu hari ini, Selasa (10/1).

Ket foto : GM Pelindo Regional 2 Bengkulu, Hadi Nurmayadi.-(dclick.id).mlnd

Rapat yang dipimpin Kepala KSOP Kelas III Pulau Baai Jondra, dimana pembahasan dalam rapat tersebut salah satunya adalah keamanan dan keselamatan, dimana menyangkut alur dan abrasi di pelabuhan pulau baai.

“Alur pelayaran pelabuhan pulau baai harus mendapatkan pemeliharaan setiap tahun, ini PT Pelindo yang ditugaskan oleh menteri perhubungan untuk melaksanakan pengerukan termasuk juga penaganan abrasi,” ujar Jondra.

Sementara itu, GM Pelindo Regional 2 Bengkulu, Hadi Nurmayadi, mengatakan abrasi yang terjadi di pelabuhan pulau baai sudah ada progres dan akan dilakukan kajian yang dilakukan agar abrasi teratasi segera karena dampaknya luar biasa sehingga dilihat dampaknya bukan hanya ke penyedia jasa saja tetapi masyarakat pun berdampak.

“Sebelum terjadinya abrasi kita sudah ada rencana agar tidak terjadi abrasi dikarenakan adanya tumppang tindih aturan tidak bisa kita laksanakan sehingga terjadianya abrasi,” jelasnya.

Dilanjutkan GM Pelindo, melihat dampak yang akan timbul membuat pihaknya mau tidak mau akan menanggulangi abrasi tersebut, dan saat ini sudah ada konsultan yang ditunjuk dari IPB.

“Nantinya kita menunggu hasil dari kajian oleh konsultan, dimana untuk anggaran belum bisa disampaikan karena cost untuk permeter sudah pasti mahal,yang pasti kita ingin mencari solusi terbaik Sehingga pelabuhan Pulau Baai Bengkulu dapat diwujudkan menjadi pelabuhan internasional sebagai pintu gerbang ekonomi Provinsi Bengkulu,” tutupnya. (R)

Penulis : Rifki

Editor : Melinda

1 Comment
  1. Onyas says

    Sukses selalu untuk bengkulu

Leave A Reply

Your email address will not be published.