Miris, Anggaran Publikasi OPD Provinsi Tidak Ada, Yang Ada Dana Publikasi Pokir Anggota Dewan

0

Bengkulu,dclick.id – Organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Provinsi Bengkulu tidak menganggarkan dana untuk publikasi. Saat ini untuk publikasi hanya ada dana dari Aspirasi Dewan dan disinyalir berada dalam APBD serta ditempatkan pada OPD.

Dondi Gatam selaku presiden grup WA FOR Bengkulu ikut menyoroti tidak adanya anggaran publikasi tersebut karena saat ini pihaknya juga berbisnis di perusahaan pers media online yang tentu sanggat membutuhkan kerjasama publikasi dengan sejumlah OPD di Provinsi Bengkulu.

Dimana saat ini anggaran Pokir diduga dimonopoli atau hanya diperuntukkan kepada segelintir perusahaan media saja.

“Dana itu bukan milik segelintir media saja, tetapi harus dapat dirasakan oleh semua media. Serta penggunaan anggaran untuk jasa publikasi itu lebih proposional,” ujar Dondi Gatam, Senin (4/4).

Dondi menilai bahwa prihal tersebut seolah ada indikasi yang mengarah pada upaya melakukan persekongkolan demi keuntungan bagi kelompok maupun pribadi, harusnya tidak hanya media tertentu saja, media lainnya juga harusnya punya hak yang sama untuk dapat kerjasama publikasi.

Harusnya dinas terkait menganggarkan dana publikasi tersendiri untuk kerjasama dengan media, bukan hanya dana Pokir anggota dewan. Dan juga kepada Anggota dewan yang terhormat jangan mengatur OPD terkait publikasi sekalipun itu dana Pokir. Dan tidak memonopoli media yang dapat melaksanakan publikasi di OPD yang dapat luncuran dana Pokir Anggota dewan tersebut.

“Saya berharap Inspektorat, BPK, BPKP bisa memeriksa dana publikasi ini diduga telah terjadi praktek persaingan tidak sehat. Banyak media yang memenuhi syarat, namun tidak dapat,” jelas Dondi.

Pria yang kerap disapa Cik Don ini tidak mempersoalkan dimana dewan mau meletakkan aspirasinya. Satu contoh, jika anggaran ditempatkan di Dinas Pariwisata untuk mempromosikan serta menginformasikan obyek wisata, kepada wisatawan lokal maupun turis-turis asing. Hal itu tentu sangat efektif untuk menjadi referensi bagi mereka dalam memutuskan destinasi wisata mereka.

“Bagaimana mau maju Pariwisata di Provinsi Bengkulu ini kalau dengan awak media saja seperti ini. Padahal keberadaan media sangat dibutuhkan dalam mempromosikan wisata,” tutup Dondi. (R)

Leave A Reply

Your email address will not be published.