Kecewa, Polisi SP3 Laporan Kasus Herawansyah Terkait Pengancaman dan Penganiayaan Yang Dialaminya

0

Bengkulu, dclick.id – pengacara Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seluma dan juga Pengusaha Media, Herawansyah merasa kecewa dan tidak terima karena Polres Bengkulu menghetikan laporannya atau SP3 atas pengancaman kepadanya dengan terlapor Benni Hidayat.

“Kita gak terima kasus ini SP3 atau dihentikan, kasus ini harus di clirkan demi kapastian hukum,” ujar Sasriponi, Senin (19/9).

Dikatakan sasriponi, laporan pengancaman itu sendiri dilaporkannya ke Polres Bengkulu pad tanggal 30 Desember 2021 karena sebelumnya terjadi insiden di Kantor Kominfo Kota Bengkulu. Herawansyah mencoba menanyakan perihal proses pembayaran dana publikasi yang dikuasakan kepadanya.

Pada saat itu dengan nada keras Benni Hidayat juga sempat mengancam dan mengejar dirinya sampai ke pintu pagar depan dengan disaksikan awak media.

“Kami buat laporan di Polres Desember tahun lalu, kita punya 2 alat bukti dan kita kantongi, hasil visum dan saksi kita. Istri saya juga melihat langsung keterangan di BAP, dan diduga telah melanggar pasal 335 dan 351 KUHP,” jelasnya.

Untuk menanggapi keluarnya SP3 terkait laporanm, Sasriponi sang pengacara menyatakan dia masih mencermati keadaan. Penghentian tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan penghentian penyelidikan nomor : B/1902/IX/2022/Reskrim yang diterbitkan Polres Bengkulu tertanggal 15 September 2022. Pihak penyidik dalam hal ini tidak menemukan adanya perbuatan pidana.

“Kita pertanyakan keseriusan dan profesionalisme penyidik dalam menangani perkara ini, tidak masuk akal dan tentunya saya kecewa berat,” tegasnya.

Sasriponi Bahrin Ranggolawe selaku kuasa hukum Herawansyah, mengatakan bahwa sudah beberapa kali pihaknya mempertanyakan kapan dilaksanakan gelar perkara namun tak kunjung dilaksanakan dan sudah berangsung selama tiga bulan lebih.

“Kami menduga penyidik terkesan sengaja dan mengulur-ngulur dan menunda perkara ini. Kami meminta bapak Kapolres Bengkulu turun tangan terhadap perkara ini demi kepastian hukum,” tutupnya. (R)

Leave A Reply

Your email address will not be published.