Gandeng BPOM dan MUI, UIN FAS Bengkulu Segera Dirikan Halal Center

0

Bengkulu, dclick.id – Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu bekerjasama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu akan mendirikan Halal Center. Dimana Halal Center ini nantinya akan menjadi salah satu Lembaga Penjamin Halal (LPH) di daerah.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN FAS, Suhirman mengatakan, Halal Center merupakan salah satu LPH yang dibentuk oleh LPPM UIN FAS Bengkulu sesuai Undang-undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) dan bertugas untuk melakukan pemeriksaan serta audit halal produk-produk usaha baik berupa produk makanan dan minuman di Provinsi Bengkulu.

“Alhamdulillah 3 hari yang lalu sudah dilakukan asesment akreditasi dan kita masih dalam proses akreditasi saat ini diberi waktu menyempurnakan perangkatnya dalam 14 hari kerja, dan kita memerlukan rekan salah satunya adalah BPOM,” ujar Suhirman di Press Room BPOM Bengkulu, Jumat (26/8).

Sementara itu, Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram mengatakan, siap membantu LPH UIN FAS Bengkulu untuk membantu melakukan pengujian pada produk makanan dan minuman. Tidak hanya itu, Balai POM Bengkulu juga berperan dalam pengawasan produk berlabel halal, mulai dari pemeriksaan aspek thayyib pada bahan baku suatu produk pada tahap pre-market hingga pemeriksaan produk berlabel halal yang sudah beredar dengan mengujinya pada tahap post-market.

“Kami dari BPOM tentu akan menjadi mitra LPH UIN FAS Bengkulu untuk melaksanakan pemerikasaan sampel makanan dan minuman yang mengajukan sertifikasi halal. Selain itu, kami juga akan mengawasi peredaran produk halal yang sudah beredar,” pungkasnya.

Dilain sisi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu Prof. Rohimin mengatakan, bahwa animo masyarakat terhadap hal-hal sertifikasi halal dan higienis itu sangat tinggi sekali dan untuk merespon itu maka pihaknya perlu melakukan advokasi sekaligus pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi.

“LPH UIN FAS ini kan nantinya akan menjadi salah satu lembaga yang membantu pelaku UMKM menerbitkan sertifikasi halal, oleh sebab itu perlu bekerjasama dengan BPOM, sebab hanya BPOM yang tahu apa saja kandungan yang ada di dalam makanan dan minuman,” tutupnya. (R)

Leave A Reply

Your email address will not be published.