Dinsos Kabupaten Rejang Lebong Jamin Pengobatan Penderita ODGJ Agar Bisa Pulih Seperti Sedia Kala

0

Rejang Lebong, dclick.id – Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menjamin pengobatan penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ada di daerah itu agar bisa pulih seperti sedia kala.

“Selain melakukan evakuasi, kita juga mengurus berbagai administrasi yang dibutuhkan, seperti pengurusan KTP elektronik, kartu keluarga hingga pengurusan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan supaya bisa mendapat pelayanan kesehatan gratis,” kata Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong Anes Rahman saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.

Dia menjelaskan, pada penanganan kasus ODGJ ini pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk proses evakuasi dari Rejang Lebong menuju Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Bengkulu dan beberapa tempat lainnya.

Kalangan penderita ODGJ ini, kata dia, mereka evakuasi ke RSJKO di Kota Bengkulu untuk menjalani perawatan agar bisa sembuh, dan setelah kembali ke rumah akan dilakukan pengawasan oleh petugas TKS maupun dinas kesehatan.

Menurut dia, pada proses evakuasi yang dilakukan pihaknya setelah adanya permintaan dan pihak keluarga ODGJ agar dirujuk ke RSJKO atau tempat lainnya.

Sejauh ini penderita ODGJ yang sudah mereka evakuasi terhitung Januari hingga Oktober 2023 sebanyak 26 orang. Jumlah ini akan terus bertambah sampai akhir tahun mendatang mengingat permintaan evakuasi ini masih terus dilakukan warga.

Sebelumnya, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Rejang Lebong Erwina menyebutkan pasien ODGJ di Kabupaten Rejang Lebong terhitung Januari sampai dengan akhir September 2023 lalu mencapai 623 orang.

Dijelaskan Erwina dari ratusan jumlah pasien ODGJ di daerah itu masih ada beberapa orang yang dikurung dalam rumah atau ruangan, kendati tidak dipasung namun ini tetap saja membatasi pasien ODGJ dalam kegiatan sehari-harinya.

Pihaknya sendiri sudah berkoordinasi dengan dinas sosial setempat terkait dengan adanya kasus pemasungan ini karena ada beberapa kasus pasung itu patuh makan obat, tetapi keluarganya tidak mau menjaga yang bersangkutan sehingga agar tidak repot dikurung di dalam rumah.

Untuk membantu agar kondisi pasien ODGJ yang dipasung atau dikurung ini bisa lebih baik petugas penanggungjawab program kesehatan jiwa tersebar dalam 21 puskesmas di Rejang Lebong rutin melakukan kunjungan rumah guna memastikan yang bersangkutan rutin minum obat.

Sumber : AntaraBengkulu

Edito : Putri

Leave A Reply

Your email address will not be published.