BPOM Bengkulu Amankan Puluhan Ribu Butir Obat Jiwa Yang Disalahgunakan

0

Bengkulu, dclick.id – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bengkulu melaporkan hasil operasi penindakan selama Januari sampai Juni 2022. Hasilnya ribuan butir obat jiwa atau Trihexyphenidyl tanpa izin edar (TIE) yang dijual bebas tidak melalui jalur distribusi resmi berhasil ditindak.

Trihexyphenidyl, dimana obat tersebut masuk dalam kategori psikotropika golongan empat yang biasa digunakan sebagai obat penenang.

Dikatakan Kepala Balai Pom Bengkulu Bengkulu Yogi Abaso Mataram bahwa ada 374 item barang ilegal terdiri dari 4 kategori item yakni obat sebanyak 151 dengan jumlah sampel 14881 sampel dengan taksiran nilai 24 juta, kemudian obat tradisional 98 item dengan jumlah sampel 1261 taksiran harga 21,4 juta, selanjutnya ada kosmetik 72 item dengan jumlah sampel 883 taksiran harga senilai 16,6 juta dan terahir ada kategori pangan 53 item dengan jumlah sampel 1284 sampel taksiran harga 21 juga. Jadi total taksiran nilai mencapai 83 juta rupiah.

“Diantara barang ilegal tersebut, obat-obatan merek Trihexyphenidyl dan Samcodin masih banyak beredar kita temukan banyak di Bengkulu Selatan tidak menutup kemungkinan juga ada di Kota Bengkulu, obat ini marak di perjual belikan pada kalangan remaja, penjulaan secara rumahan dan tidak resmi,” ujar Yogi, Selasa (12/7).

Lanjut Yogi, Balai POM di Bengkulu terus berupaya memastikan Obat dan Makanan yang beredar di masyarakat memenuhi persyaratan mutu, khasiat, dan keamanan seiring meningkatnya tren jual-beli Obat dan Makanan secara daring/online.

“Kita juga bekerjasama sama dengan kominfo untuk melakukan pengawasan dan mengirimkan rekomendasi kepada penjual di Ecommerce atau penjualan online untuk meng take down produk-produk obat maupun makanan seperti obat Trihexyphenidyl ini,” jelasnya.

Selanjutnya untuk masyarakat yang ingin mendapatkan informasi seputar Obat dan Makanan, masyarakat dapat menghubungi nomor Whatsapp Layanan Informasi dan Pengaduan Obat dan Makanan (Homecare OBAMA) BPOM di Bengkulu pada nomor 0811 7389 062. (R)

Leave A Reply

Your email address will not be published.